Part 37

1095 Words

"Bu, Pak Evan bilang Anda tidak boleh keluar rumah," kata salah satu pengawal dengan sopan namun tegas. Genggaman Miranti mengerat di pegangan kopernya. Jadi, ia sungguh-sungguh. Sepertinya ia tidak akan keluar hari ini. Merasa kalah, ia kembali ke kamar tidurnya, meletakkan kopernya, dan menuju ruang kerja. Ia membuka laptopnya dan menyusun surat perjanjian perceraian. Surat itu singkat, lugas: perbedaan yang tak terdamaikan, perceraian, dan ia akan pergi tanpa apa pun. Setelah memeriksa ulang dokumen tersebut, ia mencetak dua salinan dan menandatangani namanya di bagian bawah setiap salinan. Saat ia berdiri, dengan surat cerai di tangan, matanya tertuju ke sudut dekat rak buku—tempat di mana ia pernah menemukan secarik kertas bertuliskan nama Silvia. Surat itu menghilang setelah bebe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD