Miranti memeriksa jadwal, ternyata berita pagi. Jadi Evan menjadi berita utama pagi ini. Bik Minah menghela napas lega. Sementara itu, Miranti meraih ponselnya dan mulai mengetik pesan di aplikasi text-to-speech-nya. "Bik Minah, apa kau mematikan TV karena melihat Evan bersama orang lain?" Suara perempuan lembut dari aplikasi itu terdengar. Bik Minah, yang terlalu bingung untuk bertanya dari mana suara itu berasal, langsung menggelengkan kepalanya. "T-tidak, tentu saja tidak!" Miranti menatapnya dengan skeptis. Mencoba mengalihkan pandangan, Bik Minah bertanya, "Tunggu, dari mana suara itu berasal?" Miranti menunjuk cincin di jarinya. Bik Minah langsung mengenalinya—itu cincin yang dikembalikan Miranti kepada Evan. Ia teringat kisah di balik cincin itu dan tersenyum. "Bu, Pak

