SELAMAT MEMBACA *** Pukul tiga sore, matahari masih terasa menyengat namun tidak menyurutkan semangat Nawang dan Satya yang tengah melakukan latihan beladiri bersama di halaman. Reno sejak tadi duduk di teras sambil terus mengamati kegiatan kedua anaknya itu sekaligus bertindak sebagai wasit. Bugh .... Karena kurang waspada, Nawang tersungkur saat menerima tendangan dari abangnya. Sebesar apapun Nawang berusaha dia tetap tidak akan bisa mengalahkan Abangnya yang seorang pasukan khusus pastinya seni bela dirinya jauh diatas Nawang. Prittttt... "Fokus Nawang, fokus!!" teriak Reno saat melihat putrinya tersungkur di rerumputan. Mendengar teriakan ayahnya, Nawang kembali bangkit ingin menyerang Satya namun Satya lebih dulu mencegahnya. "Sudah cukup, besok kita lanjutkan lagi..." Satya

