SELAMAT MEMBACA *** Nawang kembali kedapur dengan wajah sedihnya. Sampai di dapur Dita melihat Nawang, dia langsung meminta Nawang untuk duduk bersama Giwa yang kebetulan sudah ada disana dan tengah menikmati kue buatannya. "Nawang, sini. Kuenya sudah jadi," panggil Dita. Dengan lesu, Nawang berjalan pelan dan duduk di samping Giwa. Dita langsung menyuguhkan kue keju di hadapan Nawang. "Ini kamu coba, apapun yang kamu dengar di kamar Abang jangan di ambil hati ya," ucap Dita menenangkan. Nawang pun mengangguk, dia mulai menikmati kue keju yang enak itu. Sejenak dia melupakan tujuannya datang ke rumah itu dia terlena dengan kelezatan kue buatan Dita. "Kakak nggak suka keju?" tanya Nawamg saat melihat kue berwarna coklat di hadapan Giwa. "Keju nggak enak Wang, rasanya asin. Enak cok

