SELAMAT MEMBACA *** Sejak tadi Nawang terus saja mengetuk-ngetukkan jarinya di atas stir. Dia sudah berdiam diri di dalam mobil di depan kesatuan tempat di mana Raja bertugas. Nawang bertanya pada ayahnya untuk memberitahunya dimana Raja berdinas dan berakhir seperti sekarang. Sebenarnya Nawang ingin mengajak Raja makan siang bersana, namun dia merasa sungkan untuk menghubungi Raja. Berkali-kali Nawang melirik kearah ponselnya yang ada di sampingnya, dia ragu apa dia harus mengubungi Raja atau tidak. Sudah 3 hari sejak terakhir mereka bertemu, 3 hari sejak Raja memintanya menjadi ibu persitnya di balkon kamarnya. Mereka belum lagi bertemu sejak itu, Raja sibuk dengan pelatihan pasukan hingga tidak sempat betemu dengan Nawang. Jangan kan bertemu, menghubungi Nawang saja dia jarang. “T

