"Hwan Lian, aku titip dia padamu, ya." Ivan mengedipakan sebelah matanya pada sekertaris cantik yang kini berdiri di hadapan Crisy dan dirinya. Gadis manis berpakaian sexy itu pun sedikit membungkukkan badan sambil merona. Ivan tersenyum jahil. "Meski dia adikku, kalau salah hajar saja. Dia cukup mahir bahasa Inggris juga bahasa Kanton. Lumayanlah untuk anak yang sudah dua tahun hidup di Hongkong. Kau tak akan kesulitan bicara dengannya." "Siap, Pak," sahut Hwan Lian. Ia sekertaris senior di perusahaan Ivan. Sebagai penerus keluarga Ivan selalu mengikuti perintah daddy yang masih memegang tampuk kepemimpinan tertinggi di sana. Berbeda dengan keluarga Etrama ataupun Justin yang sudah menyerahkan perusahaan pada anak-anaknya dan orang tua hanya berperan sebagai badan pengawas saja. Meski

