Part 64

2068 Words

Crisy menaruh kacamata di atas meja. Melirik jam di dinding, ia pun menghela napas. "Sudah jam sembilan malam. Ah, selalu saja begini." Tangannya memijat pangkal hidung. Pening menyerangnya. Tuntutan jabatan mengharuskannya untuk tetap berada di hotel. Gara-gara salah seorang tamu komplain keras ia sampai harus menunda kepulangannya. Pihak House Keeping tanpa sengaja menyenggol salah satu barang miliknya saat membersihkan kamar. Padahal tak ada kerusakan yang terjadi, tetapi pria pemarah itu tetap menumpahkan kekesalannya. Entah ada masalah hidup apa yang dimilikinya sampai emosinya begitu labil. Crisy bangkit dari kursi, bersiap untuk pulang ketika teleponnya bergetar menampilkan nama 'Sayang Aku'. Tanpa membuang waktu ia menggeser icon hijau pada layar. "Malam, Za ... maaf aku terla

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD