Part 54

1624 Words

Carlos melipat koran yang baru saja dibacanya. Melirik Crisy yang masih terlelap. Di detik berikutnya pria itu bangkit untuk membuka jendela agar udara segar di pagi hari masuk ke dalam ruangan. Carlos pun kembali ke tempat duduk dan mengambil kopi kaleng yang baru diminum sebagian. "Akhirnya manusia-manusia kurang kerjaan itu pada pergi dari sini. Dasar pengganggu!" Tungkai melangkah ringan mendekati ranjang adiknya. Ia tersenyum. "Sudah lama sekali tak seperti ini." Carlos mendekatkan wajah, mengintip apa sang adik benar-benar terlelap atau tidak. Sedikit menggoyangkan tangan di depan mata, barulah tersenyum puas karena Crisy memang masih terlelap. Carlos mencari sesuatu. Terseyum saat menemukan daun dari bucket bunga yang dikirim salah satu teman Crisy di kantor. Mengambilnya sebata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD