Pagi ini, Sia terbangun dengan wajah bahagia. Ia melihat lelaki yang dicintai berada tepat disampingnya. Tangannya membelai lembut wajah Elvano, hingga sang pemilik merasa terganggu. Elvano memegang tangan Sia, lalu dikecupnya punggung tangan itu. "Pagi, sayang," ucapnya dengan suara serak. "Pagi, El." "Kau ingin kita kemana hari ini?" tanya Elvano. "Hmm, entahlah ... kita nikmati saja pemandangan pantai disini, aku suka dengan suasananya, sangat nyaman," ujar Sia. "Baiklah, kau ingin mandi?" "Iya." Elvano beranjak dari tempatnya, ia menggendong Sia menuju kamar mandi. "Kau nakal!" celetuk Sia. Lelaki itu terkekeh, lalu ia mengecup kening Sia. Didalam kamar mandi, Elvano membantu Sia membersihkan diri. Mulai dari menggosok punggung Sia dengan perlahan, hingga membuat ga

