Part 12

1564 Words

Dua bulan berlalu, malam ini Elvano berjanji untuk mengajak Sia makan malam. Sia tengah mengenakan minidress hitam yang melekat pada tubuhnya sehingga memperluhatkan lekuknya yang menawan, dengan belahan d**a yang terlihat jelas membuat setiap mata lelaki tak ingin melepaskan pandangan dari sana. TING TONG Suara bel pintu berbunyi, sepertinya lelaki yang Sia tunggu tengah berada didepan pintu apartemennya. Ia bergegas merapikan diri lalu membuka pintu. CEKLEK "Sayang," panggil Elvano. "Hi, El. Masuk dulu, sebentar aku ambil tas dikamar," ujar Sia sembari berjalan menuju kamarnya. Elvano tak mengalihkan perhatiannya pada Sia barang sedetik pun, lelaki itu terpesona dengn oenampilan wanitanya malam ini. Malam yang membuat Elvano ingin sekali menyerang kekasihnya saat ini juga. Bah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD