"Kenapa kau membuatku gelisah?" tanya Sia. "Maaf,sayang. Aku hanya mengajak Ana untuk menjemput Brian dirumah neneknya." "Kau tahu kan? Aku membesarkan Ana selama ini seorang diri, bahkan anak itu tidak pernah jauh dariku ataupun pergi bersama orang lain tanpaku. Lalu sekarang kau muncul kembali dan dengan seenaknya membawa Ana pergi, meski hanya untuk menjemput anak angkatmu." "Sayang, bisakah kau meredakan amarahmu? Aku ayah kandung dari Ana, pantaskah kau bicara seperti itu, seakan aku ingin membawa lari anakku sendiri?" "Kau tau bagaimana khawatirnya diriku jika sampai kehilangan anakku? Kehilangan dirimu sudah cukup membuatku hampir gila! Aku mohon jangan pernah ambil anakku, jika kau ingin bertemu, silakan ... jangan membuatku semakin membencimu, El." "Sia, aku tak akan mengambi

