Hari ini, Sia sudah diperbolehkan untuk pulang. Pukul empat sore, ia mengemasi semua barangnya sendiri. Ia tak melihat siapapun untuk membantunya. Bahkan Daniel sudah tak terlihat sejak malam itu. Tari dan Nindy sedang sibuk di klinik karena banyak pasien. Elvano sudah berjanji akan mengirim orangnya untuk menjemput Sia. Sayangnya, hingga pukul enam, ia tak kunjung dijemput. Sia memutuskan untuk menghampiri temannya di bagian poli kandungan. Ia memeriksakan kandungannya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk pulang. "Sia, kandunganmu sudah memasuki bulan ketiga. Kau sangat beruntung janinmu selamat dalam kecelakaan itu. Banyak kasus keguguran saat mengalami hal tragis itu." "Aku juga tak menyangkanya, Kim." "Baiklah, akan kuberikan vitamin untukmu. Makan teratur, jika kau mengalami m

