Rani menyeka air matanya. Dia sudah menelpon kantornya di Surabaya dan sudah mengajukan pindah kembali dari kantor pusat di Jakarta. Keputusannya bulat. Dia akan kembali ke Surabaya. Rasa sakit hatinya, tak mampu membuatnya bertahan di Jakarta. Sampai di apartemen, Rani segera mengemasi barang-barangnya. Dia tidak mau bertahan dengan Firman. Lelaki yang telah membohonginya. Bahkan tega menyebunyikan identitasnya. Bodohnya, selama ini mengapa dia benar-benar tidak ingin mencari tahu. Selama ini Rani begitu terbuai. Mungkin karena keinginan besarnya yang ingin segera menikah. Datangnya Firman sungguh sangat membutakannya. Semua barang-barang sudah masuk ke dalam koper. Rani bergegas segera meninggalkan apartemen sebelum Firman pulang. Dia sudah memesan hotel sebelum meninggalkan aparte

