D U A P U L U H T U J U H

1959 Words

Kabar baiknya saat aku melakukan perjalanan dengan 20 prajurit terpilihku adalah anak-anak sudah dalam keadaan baik-baik saja. Mereka sudah di rumah, sudah tidur nyenyak tapi tetap saja rewel ketika membuka mata. Adik, wajar dia masih kecil, suka menangis, terbangun tengah malam. Kakak, dia terlalu cemburu jika Bundanya sibuk dengan Adik. Begitulah repotnya punya anak lagi ketika anak yang besar belum begitu pengertian. Pradika tetap bersamaku, dia seolah tidak pernah lepas dariku. Entahlah kenapa setiap tugas selalu mempertemukan dengannya, benar dia berada di bawah komandoku tapi ya setidaknya sekali saja dia tidak bersamaku bolehlah. "Izin, Ndan. Apa usai latihan kita liburan?" Tanyanya di dalam mobil yang berisi prajurit-prajurit penuh harapan. Harapan untuk liburan usai latihan. Ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD