"Lucy! Lucy ya Tuhan kau baik-baik saja? Apa kau terluka? Kau terkilir? Kepalamu bagaimana? Ya Tuhan, wajahmu berdarah. Tunggu aku punya saputangan!" Bella mengeluarkan sapu tangannya dengan buru-buru sewaktu tangan wanita itu gemetar hebat, menyebabkan kain halus tersebut jatuh ke tanah sebelum ia mengambilnya lagi. Lucy mengamati penampilan Bella yang berantakan. Rambutnya acak-acakan, topinya tak lagi berada di tempat dan wajahnya penuh oleh keringat. Lucy memegang lengannya, menatap Bella intens dan tersenyum manis. "Bella, aku baik-baik saja." "Kau tidak baik-baik saja!" Emosi wanita itu meledak dalam letupan amarah dan ia menangis saat membuang pandangannya ke arah lain. "Aku melihatmu dibawa pergi oleh Caesar! Aku melihatmu saat kau menghilang secepat kilat! Dan aku tak menemu

