Sebelum makan malam diadakan, para tamu diharapkan untuk berkumpul di ruang depan. Perapian dinyalakan sepanjang hari sehingga ruangan tersebut tetap hangat. Ruangan itu dihiasi oleh banyaknya lukisan yang tergantung di dinding, menambal kekosongan ruangan tersebut. Banyaknya kursi dan meja disana membuat tamu merasa nyaman. Luciana, Lily dan Rose setuju untuk duduk di kursi dekat perapian sembari menghangatkan badan. Bella berhasil bergabung dengan mereka di detik-detik terakhir. Ia menutupi pipinya dengan kain transparant warna putih yang diikatkan di sekitaran cuping telinga. Wanita itu menyelipkan bunga segar disana. Bercak merah di wajahnya mulai pudar dan tak separah tadi. Tapi justru bercak tersebut menambahkan kecantikan di wajahnya dan memberikan kesan segar di sekitar pipinya.

