"Tuan. Anda menerima undangan acara pelelangan yang diadakan oleh Ben Benjamin." Sebuah kertas mengukirkan kata dengan gaya emas Luke serahkan pada atasannya. "Pelalangan apa lagi yang dia adakan?" Tak ingin baca undangan tersebut, Isaac lempar kertas tersebut ke atas ranjangnya, lekas kenakan tuxedo hitam di atas kemeja merah meroonnya. "Berlian. Dari yang saya dapatkan informasinya, emerald saat ini menjadi barang lelang ekslusif." Luke tuturkan informasi yang sebenarnya tidak penting, mengingat sang tuan tak pernah sekalipun mengambil satu barang lelang di setiap acara pelelangan. "Berapa nominal yang diajukan?" Pertanyaan Isaac justru membalikan perkiraan Luke. Dalam kedipan mata Luke tersentak, teringat karena sang tuan tidak pernah tertarik terhadap barang lelang. "Dua ratus li

