Dua Puluh Enam

1412 Words

Setelah izin kepada Rivan untuk mengajak adiknya pergi ke salah satu pusat perbelanjaan yang terkenal sebagai tempat berkumpulnya anak muda, akhirnya Galih mendapatkan waktu untuk bersama Meza lebih lama, tanpa diganggu siapapun. Kedatangan Galih dengan mobil hitamnya yang mendadak di sela waktu dimana Meza menghabiskan akhir pekan dengan menonton film berseri, hampir saja membuat Meza menolak tawaran nya. Tetapi karena merasa bahwa itu adalah hal yang terlalu kejam untuk dilakukan seorang Meza, terlebih lagi mengingat betapa baiknya Galih kepada dirinya, batin Meza memutuskan untuk menyetujui ajakan nya. “Mez, gimana rasanya ada di antara keempat temen cowok lo itu?” Karena selama kedekatan nya ini Galih tidak pernah sama sekali mempersangkutkan hubungan yang tengah mereka jalani deng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD