Bab 8 Pacaran

673 Words
# Jangan Lupa Tap Love nya # Aku tak menyangka kalau pertemanan dengan Jodi sudah berjalan tiga bulan lama nya. Ke mana-mana kami selalu bersama, padahal yang kami lakukan hanya mengerjakan tugas kuliah, kadang di tempat kost ku, kadang pula di tempat kost nya Jodi. Kadang pula Jodi mengerjakan tugas kuliah nya sambil menunggu aku selesai bekerja di kafe. Kebetulan, fakultas jurusan kami sama. " Anterin gue foto kopi di sana!" Tanya Jodi tiba-tiba, sambil merapihkan buku-buku kuliah nya lalu di masukan ke dalam tas kuliah nya. "Ayok deh! " Sahut ku pendek, sambil melihat jarum jam yang melingkar di tangan ku. "Gak lama ya Jod!" Sahut ku agak khawatir takut telat kerja di cafe. "Gak kok! Tenang aja buku nya di tinggal aja trus nanti diambil dua jam kemudian." Terang nya sambil tersenyum menenangkan ku. Lalu kami berjalan bersama menuju ke tempat foto kopi dekat kampus, yang salah satu tempat favorit dari semua mahasiswa di sekitar kampus sini. "Oke deh gue tinggal kerja dulu! " Seru ku sambil menepuk lengan nya. "Sip! " Sahut nya sambil menarik kursi di salah satu meja kafe dan mendudukan diri nya di kursi tersebut. "Jangan lupa minuman ke sukaan gue! " Teriak nya sambil mengeluarkan laptop nya dan mulai memeriksa tugas-tugas kuliah yang tertunda. Aku datang menuju meja yang di tempati oleh Jodi "Nih minuman nya! " Seru ku sambil memberikan segelas minuman dingin kesukaan nya, yang di pesan nya tadi. "Ra! Gue gak bisa lama-lama di sini.! " Ucap nya tiba-tiba sambil menatap ku dengan serius. "Gak papa! 'Sahut ku dengan intonasi biasa saja, tanpa ingin tahu lebih lanjut. " Nanti kan gue mau ambil poto kopi, trus gue mau langsung balik ke kostan! Ngantuk gue! Mana tugas-tugas gue belom kelar! "Sungut nya sambil mensruput minuman yang baru saja aku berikan. " Ya udah gak papa! Santai aja kali. Nanti habis kerja gue bantuin! "Sahut ku masih dengan intonasi biasa saja. " Emang lu ga cape? "Tanya Jodi dengan wajah serius! " Kagak lah! Gue udah biasa!"lanjut ku sambil menatap wajah Jodi yang baru aku sadari dia memang tampan, berkulit bersih, dengan tinggi badan nya seratus tujuh puluh delapan dan athletis! "Ya udah! Sampe nanti! " Sahut ku sambil meninggalkan Jodi yang masih mengerjakan tugas kuliah nya di meja tadi. Ketika jam sudah menunjukkan jam 8 malam, aku sedang merapihkan barang-barang ku. "Ra! " Teriak Nina teman kuliah dan teman kerja ku berjalan menghampiri ku. "Udah di tungguin tuh sama cowok lu!" Ucap Nina berdiri di sebelah ku. " Hah! Siapa? "Cowo gue? " Sahut ku dengan mata melotot dan wajah terkejut. "Biasa aja dong! " Seru Nina sambil menoyorkan bahu ku dan tertawa geli melihat ekspresi ku yang tiba-tiba seperti itu. "Jodi udah nungguin elu dari tadi! " Seru nya sambil tertawa renyah menepuk bahu ku. "Oke thanks! Gue pulang duluan! " Sahut ku pada Nina yang masih menatap ku sambil tersenyum. "Ya udah sono! Gue mau ngecek-ngecek dulu! " Teriak nya sambil melihat ku pergi ke pintu keluar kafe. "Udah lama nungguin? " Seru ku pada Jodi yang sedang duduk di jok motor nya. "Gak lama kok! Ayok! " Pake dulu helem nya nih! "Seru nya lagi sambil memberikan helem pada ku. " Ayok dah siap! "Seru ku pada Jodi yang sudah siap melaju. Tiba di depan kostan nya. Teras depan kostan terlihat ramai. " Ayok turun! "Seru Jodi pada ku. Aku turun dari jok motor nya, dan Jodi memarkirkan motor nya di halaman kostan. Aku dan Jodi berjalan menuju ke dalam sambil membuka helem dan membawa helem masuk ke dalam kostan. " Di kamar gue aja Ra!" Seru Jodi lagi yang tadi nya aku mau duduk di sofa ruang tamu. "Emang gak papa kalau kita ngerjain tugas kuliah di kamar lu? " Tanya ku pada Jodi yang berjalan duluan menuju kamar nya. "Gak papa! Bebas kalau di kostan gue! " Seru nya santai lalu dia memutar kunci dan membuka pintu kost nya. "Ayok masuk Ra! " Seru Jodi pada ku sambil mengajak ku masuk ke kamar nya yang terlihat rapih dan nyaman.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD