Ngambek

3027 Words

Sentuhan lembut dan hangat, samar-samar bisa Alya rasakan menerpa kulit wajahnya. Sepertinya ia masih berada di dalam mimpi. Alya malah menggeram tak nyaman, saat merasa ada yang menyentuh bagian matanya. Rasanya, itu terlalu mengusik tidur nyenyaknya. "Sayang.. " Setelah sentuhan itu, kini Alya malah mendengar ada seseorang yang mengucapkan kata sayang. Namun Alya tidak mau memikirkannya lebih jauh, ia malah mengeratkan pelukannya pada guling yang berada di dekapannya. "Alya Khansa Ramadhani.. " Perlahan Alya membuka matanya, saat mendengar ada yang memanggil namanya. Betapa terkejutnya ia saat melihat wajah Althaf yang begitu dekat dengan wajahnya. "Mas sampai nggak bisa bangun loh, karna kamu meluknya erat banget." "Hm?" tanya Alya tidak mengerti dengan wajah baru bangun tidur. A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD