“YOK JALAN!!” teriak Ve heboh Sontak Lyr langsung memutar stang gas motornya dan menggerem mendadak di gerbang pintu keluar. Menoleh sengit pada sahabat somplaknya. “ISH, gak usah heboh dah Ve” sentak Lyr yang berhasil membuat Ve terdiam Tatapan juga lirikan Lyr mampu membuats siapa saja tidak berkutik kecuali Mami juga Papinya. Sampai di persimpangan jalan, Lyr menepikan motornya. “Kenapa Lyr?” “Bentar gue lihat dulu peta onlinenya, takut salah belok kayak kemarin. Eh kita makannya ntar dulu ya daripada ke sorean lagi” “Iya udah, gampang itu lagian gue bawa roti lapis buat ganjel. Tenang aja” ucap Ve Tak lama Lyr melajukan motornya kembali ke jalanan aspal, kali ini dengan rute jalan yang sudah ia pelajari sebelumnya bahkan ia sampai bertanya pada kakak sepupunya. . . . Di sia

