Bab 20

1781 Words

Dan benar saja ada sebuat baliho cukup besar memberitahukan pembukaan sebuah rumah makan ayam goreng. “Mungkin yang di maksud Mami tadi itu” gumam Wenas Sebentar saja Wenas sudah memarkirkan mobilnya di parkiran yang ternyata lumayan penuh dengan kendaraan yang ada. Segera Wenas masuk ke dalam warung makan tersebut. Langsung tercium baru harum ayam goreng. Inginnya ia makan langsung di sini tapi, jam makan siang hampir habis dan nanti ia ada rapat dengan manager di kantor. “Pak, ayam goreng komplit satu di bungkus ya” ucap Wenas “Baik, silakan di tunggu ya Pak” Akhirnya sambil menunggu pesanannya, Wenas duduk di salah satu bangku terdekat dengan meja kasir. Mengambil ponsel di saku jasnya ia membuka kembali dokumen yang di kirimkan sekretarisnya. Asik dengan ponselnya, Wenas tidak t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD