"Bagaimana?" tanya Rama saat perjalanan pulang, menaiki motor skuter kesayangannya. "Haaah? Apa nya?" tanya Diva balik, ia yang duduk di belakang Rama nampak bingung dengan pertanyaan Rama. "Suasana hatimu." "Oh, mendingan." "Sudah aku katakan 'kan sama kamu, coba buka hatimu kembali." "Itu tidak mudah, Rama." "Memang kamu sudah mencobanya?" tanya Rama telak. "Ayolah, jangan buang waktumu untuk menunggunya kembali. Biarkan dia dan dirimu bahagia dengan hidup masing-masing. Coba buka hatimu untuk orang baru." Lanjut Rama. Setahun sudah Rama menunggu, sampai siap sang pujaan hati membuka hati untuknya. Namun belum ada kepastian, Diva selalu mengalihkan pembicaraan jika Rama bersiap mengungkapkan isi hatinya. "Kamu tahu 'kan, menyembuhkan luka itu tidaklah mudah." "Ya ya, karena kam
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


