Sampai di Rumah Viona

1062 Words

"Dimana rumahmu?" tangan Bayu saat mereka sudah melewati jalan pedesaan yang dikelilingi persawahan. "Gak jauh kok, paling satu kilo lagi. Aku memang tinggal di pedesaan saat sekolah aku terpaksa ngekos karena di sini belum ada SMA. Jadi terpaksa aku sekolah di kota," jelas Viona. "Oh gitu," jawab Bayu singkatan. "Belok kiri, Pak." Bintang tiba-tiba menyeletuk saat mereka tiba di persimpangan. "Kenapa? Kamu mau pamer kalau kamu mengenal tempat ini, memang seberapa sering kamu ke sini dulu?" tanya Bayu sinis. "Sering, dulu aku sering ngikutin Vio saat pulang. Barulah setelah akan lulus aku memberanikan diri untuk ke sini, hanya saja setelah aku mengungkapkan perasaan dan di tolak. Aku tidak pernah ke sini lagi," jawab Bintang. "Kasihan ya kamu, punya wajah lumayan. Dan tidak kekuranga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD