Jumat sore, di parkiran SMA Pancasila sudah terparkir empat bus hiba utama yang akan mengantar siswa- siswi kelas satu menuju Bogor. Para OSIS sudah mulai membereskan barisan untuk memberikan sepatah- dua patah kata. Mahesa yang masih berada di sekolah keluar dari ruang musik dan tersenyum mendengar suara Ciara menggema. Ia melihat gadis itu memakai kaos putih dipadu dengan almamater sekolah berwarna biru dongker, sepatu kets dan jeans, membuat penampilannya terlihat berbeda. Rambut yang biasanya terurai kini diikat ekor kuda. Memperlihatkan leher jenjangnya. "Kalau sudah selesai pengecekannya. Langsung ikuti kakak OSIS untuk masuk ke bus, ya." teriak salah satu guru yang langsung dijawab serentak oleh anak- anak di depannya. Ayra dan Sis

