“Kamu cantik.” Seloroh Bara saat Ciara dan yang lainnya meninggalkannya berdua dengan Ayra. Suasana rumah itu masih ramai. Beberapa tamu undangan Lara dan Ayra tampak menikmati hidangan dan hiburan yang dipersembahkan keduanya. Di malam bertambah umurnya, Ayra memakai dress selutut berwarna krem dengan aksen brukat di bagian dadanya. Ayra tak menjawab, ia hanya mengulas senyum tipis. Matanya berkelana menatap sekeliling. Mencoba mencari cara untuk melarikan diri dari Bara. Bahkan setelah berbulan- bulan mereka tak bertemu, ia masih saja merasa tak nyaman saat dekat dengan laki- laki itu. Ayra tahu seberapa besar usaha laki- laki untuk mencairkan suasana. Ayra pikir laki- laki itu tak akan datang. Ia jelas cukup terkejut melihat kedatangan laki- laki
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


