CHAPTER DUA PULUH ENAM

2089 Words

            Mahesa duduk di depan meja belajarnya. Lampu kamarnya sudah dimatikan, menyisakan lampu belajar yang membuat ruangan pribadinya itu temaram. Ia menatap selembar kertas di atas meja belajarnya. Lembar kertas ulangannya yang menunjukkan angka 7,5 di pojok sebelah kanannya. Ia tersenyum tanpa sadar, menyadari bahwa ini mungkin nilai tertinggi yang pernah diraihnya selama sekolah di Pancasila.             Ampuh juga cara guru untuk membuat nilai Mahesa meningkat. Karena Ciara, tidak hanya mengajari sesuatu yang tidak Mahesa mengerti, tapi gadis itu juga selalu melakukan sesi tanya jawab setiap mau ulangan. Beberapa hari sebelum ulangan, Ciara akan membuat pertanyaan dari kisi- kisi yang diberikan oleh guru lalu menyuruh Mahesa menjawabnya setelah memberi kesempatan Mahesa untuk me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD