Daniel menyingkap gorden dan menatap ke arah langit gelap lewat kaca jendelanya. Dia memegang segelas wine di tangan. Dia menyadari kalau dia mulai menginginkan Soraya bahkan mungkin lebih dari keinginannya pada Relisha. Perasaan ini sangat menggebu-gebu. Perasaan yang membuatnya berani mengatakan kalau Soraya kekasihnya di depan Kris. Daniel menenggak lagi wine dari gelas. Apa yang dia ingat dari diri Soraya semasa kuliah dulu selain seorang wanita penyendiri yang tidak mudah bergaul seperti kebanyakan wanita lain. Dia tidak memiliki teman dekat atau sahabat di dalam kelasnya. Tidak menjadi anggota geng manapun. Sahabatnya hanya Relisha. Yang dia tahu juga, Soraya membenci setiap orang. Daniel cukup sering melihat Soraya yang membuang wajah saat orang lain mencob

