Ini adalah hari terakhir Renata berada di kantor. Sejak ciuman yang diberikan Jim padanya, Renata merasa Jim menciumnya bukan karena dirinya tapi karena semacam pelampiasan. Renata tahu Jim tidak mencintainya. Jim mencintai Soraya. Tapi, jujur saja dia sangat merindukan Jim. Sebelum pulang Renata mampir ke rumah Jim dan menemui pria yang masih disukainya itu. “Jim...” Jim hanya menatap Renata untuk beberapa saat. “Masuklah.” Kata Jim pada Renata. Renata tersenyum semringah. Melihat Jim di depan matanya dan mempersilakannya masuk seperti mendapatkan secercah peluang untuk bisa bersama pria tampan yang memiliki senyum sehangat mentari itu. Meskipun sejak Soraya dan Daniel menikah senyuman sehangat mentari Jim lenyap entah kemana.

