“Sinyal yang tertangkap dari gelang Kirani sangat kuat,” kata Arian menjelaskan, itu yang ia dapat dari timnya. “Itu artinya, posisi Kirani sangat dekat dengan kita,” jawab Aksa lagi. “Sangat susah menemukan Kirani, bahkan kita sudah membangun perusahaan ini semata-mata untuk menemukan Kirani, tetap saja tak berhasil,” ucap Danil dengan nada lirih, Danil juga merasa lelah terus menerus mencari Kirani, tapi tak membuahkan hasil. Mereka sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mencari Kirani, tetap saja itu jauh dari kata berhasil. “Kita harus sabar, agar bisa menemukan Kirani.” “Sepertinya begitu,” kata Danil lagi. “Ouh ya, Aksa, Ibuku ingin Rania ke rumahku,” kata Arian meminta izin kepada Aksa. “Hmmm, hubungi saja dia,” kata Aksa, ia tak terlalu khawatir jika itu adalah Arian.

