"kenapa tidak balas telfonku, atau setidaknya balas satu pesanku saja, apa kau senang membuatku khawatir seperti ini hah!"tukas Joshua marah-marah, namun Jesica bisa melihat kekhawatiran di wajahnya. Jesica menundukkan kepalanya penuh, dengan ragu dia merogoh tasnya dan mengeluarkan ponsel yang sudah mati dan layarnya retak, kalau saja Jesica segera mengambil hpnya, mungkin kursi roda itu tidak akan menghancurkan ponsel, Joshua pasti marah besar dengan semua ini. "aku tidak sengaja menjatuhkan ponselku, maaf," Cicitnya teredam suara hujan. Hembusan nafas pelan terdengar keluar dari mulut Joshua, dia mengambil ponsel di tangan Jesica, padahal itu ponsel yang baru dia beli, ponsel keluaran terbaru yang harganya cukup mahal. dia melempar ponsel itu diatas dashbord. "kau ceroboh sekali si

