Tie 56

2344 Words

Hari ini langit sore masih tetap sama seperti hari kemaren. Senyumnya masih tampak, menyambut insan-insan yang telah letih dan gusar menghabiskan waktu bersama siang. Ingin ku uraikan kisah demi kisah yang terabadikan menjadi puzzle-puzzle kehidupan yang berserakkan. Waktu yang telah usai itu, ingin ku rangkai kembali menjadi sekotak masa penuh cinta. Tatkala itu, ketika takdir mempertemukan pelangi dan magenta di hamparan langit senja. “Sebentar lagi langkahku akan berhenti pada angka 4, tapi kenapa matamu masih menatap langit yang memiliki 3 kotak vertikal dan 4 kotak horizontal yang di sekitarnya tak ada hal yang sepertinya begitu menarik untuk dilihat. Tak ada bulan atau bintang di langit itu, hanya seekor laba-laba tua dengan sarangnya yang tampak begitu tebal. Bukan hal menarik yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD