Aeera sedang menemani kedua kakaknya, tak meninggalkan mereka barang sedetik pun di dalam ruangan yang penuh dengan tamu undangan berasal dari kalangan bangsawan. Melihat dari penampilan glamour mereka, tentu Angela dan Amera pun menyadari tak seharusnya mereka ada disini lebih lama lagi. “Aeera, kurasa lebih baik kami pulang saja,” ujar Amera, yang diam-diam disetujui Angela karena dia pun merasa tak nyaman berada di ruangan ini. Terutama saat menyadari para tamu itu memandang mereka dengan tatapan merendahkan. “Kenapa, Kak? Kalian kan saudaraku. Kakak kandungku. Aku seorang ratu sekarang, jadi status kalian sama dengan mereka,” jawab Aeera, dia masih ingin menghabiskan waktunya bersama kedua kakak yang begitu dia rindukan. Akan lebih bagus jika ayahnya pun ada disini, tapi apa mau di

