TIGA PULUH DELAPAN

2898 Words

Di halaman istana, suasana tampak kacau balau, penuh dengan ratusan rakyat yang tengah menyuarakan tuntutan mereka. Meminta agar tahta raja yang tengah kosong secepatnya diisi oleh raja baru. Dengan kata lain, pengangkatan raja baru untuk menggantikan raja Reiga yang menghilang secara misterius merupakan tuntutan utama mereka.  “Kami membutuhkan raja baru yang adil dan bijaksana!!” “Lengserkan Raja Reiga!!” “Kami menginginkan raja baru!!”  Kira-kira berbagai kalimat itulah yang tiada henti mereka elu-elukan.  Dari balik jendela sebuah ruangan, Aeera meremas kesepuluh jemarinya. Wajahnya tampak tegang dan resah. Menyaksikan keributan di luar sana membuatnya kebingungan sendiri. Hari ini tepat 15 hari suaminya menghilang, yang mana sesuai peraturan kerajaan, dia akan otomatis dilengse

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD