Ancaman Besar

1138 Words

Arseno terlihat memeluk tangan di depan d**a sembari menatap lurus pemuda yang terbaring di ranjang dengan mata terpejam. Entah apa yang membuat pemuda sekaligus kembarannya itu punya hobi  keluar masuk rumah sakit. Padahal baru beberapa hari yang lalu dia keluar dari sana. Arseno mengkerutkan kening saat adiknya itu bergerak kecil. Beruntungnya tidak ada luka yang serius, hanya ada beberapa goresan pada kedua lengannya. "Hobi bangat kecelakaan?" Cibir Arseno sembari mendudukan diri pada kursi di samping kiri kasur. Pemuda yang tidak lain adalah Alvaro itu mengerjap pelan sembari langsung mendudukan diri memandang Arseno di sampingnya. "Kok gue bisa di sini?" Tanya Alvaro dengan alis terangkat, "lo kecelakaan, gue yang bawa lo kesini." Jelas Arseno dengan helaan nafas panjang. Alvaro

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD