Bulan Madu

1027 Words

Kedatangan Lintang dan Ajeng di rumah, sangat membahagiakan Arni dan Nenek Sari. Arni langsung menghubungi besannya dan mengatakan dengan luapan perasaan bahagianya bahwa Ajeng dan Lintang sudah tiba di rumahnya. Terdengar tawa bahagia Widya di ujung sana. “Oh, syukurlah. Aku khawatir banget kalo mereka bermasalah." "Iya, Wid. Denger kamu bilang Ajeng mau ke sini sendirian, aku dan Ibuku udah khawatir banget. Masih trauma dia datang sama Janu dulu. Tapi ibuku sempat mbatin, syukur-syukur datang berdua, eeeh beneran datang kedua-duanya. Untung aja aku dah sengaja siapin kamar buat berdua.” “Haha, pengantin anyar satu ini emang beda, Arni. Ah, syukurlah, semoga ke depan udah nggak ada masalah lagi di antara mereka.” Baru saja tiba di rumah, keduanya langsung masuk ke dalam kamar, kamar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD