Jadi?

1071 Words

Mendengar rintihan Ajeng karena tepukan keras di p****t, membuat Lintang semakin b*******h dan ingin menguasai tubuh istrinya. Dia mendekap kuat tubuh Ajeng, sambil bergerak maju mundur, dan gerakannya semakin cepat dan keras, menimbulkan decakan kuat, hingga membuat Ajeng sesak dan tak bisa bergerak. “Aku haus, Mas.” “Sebentar lagi, Sayang. Sebentar lagi. Eeeegh,” erang Lintang saat sudah merasakan kepuasan melepaskan. Ajeng tertawa menggeleng, mendengar ucapan mesra Lintang, menyatakan bahwa dia sangat bahagia di saat-saat berdua tanpa gangguan. “Kamu mau?” tanya Lintang sambil menarik celana pendeknya dan memakainya kembali. Dia menawarkan kesenangan untuk Ajeng, karena Ajeng belum merasakan kepuasan. “Nggak ah, Mas. Nanti aja. Aku haus banget, lagi kepingin jus jeruk.” Lintang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD