Aku bermain dengan keponakanku yang semakin pintar berceloteh. Aku merasa lega saat sore hari kak Elle datang kerumah, katanya dari supermarket. Kak Drian masih di Palembang dan akhir pekan nanti baru ke Jakarta. Mama sudah tidur setelah meminum obat tidak lama setelah Papa datang. Aku merasa, lebih baik aku menunda kabar tentang perpisahanku dengan Reno. Aku tidak ingin kondisi Mama semakin memburuk dengan berita kedua putrinya yang akan bercerai. Aku menunggu kakakku didalam kamar, mataku terpaku pada bingkai berisi foto pernikahan kak Elle dengan kak Drian. Hatiku merasa miris, aku bingung kenapa kak Elle tiba-tiba berubah seperti ini. Suara pintu terbuka dan kakakku masuk membawa dua buah cangkir mengepul. Dia menyerahkan gelas berisi s**u jahe, sore ini Jakarta dilanda hujan deras.

