Successive Break Ups

1318 Words

Sudah lima hari aku menjalani hari dengan gelisah. Aku bekerja tanpa konsentrasi, makan tanpa selera, tidur tidak nyenyak. Aku menanti kedatangan suamiku, rasanya ingin bertanya tentang banyak hal. Ada kekecewaan dihatiku karena kenyataan pahit yang harus aku telan bulat-bulat jika memang betul anak yang Karina kandung itu darah daging Reno. Aku meminta tolong pada Kristha untuk mengawasi hotel hari ini ijin pulang lebih cepat saat Reno mengabari dia sudah landing di Lombok Praya airport. Aku memintanya untuk langsung pulang kerumah. Aku sudah menunggu selama satu jam, menguatkan hatiku untuk apapun kejujuran Reno. Daripada marah, aku lebih merasa penasaran. Rasa cemburu sudah kubuang jauh, aku tahu diri, aku pun bisa dibilang selingkuh. Makanya aku tidak ingin menghakimi. Suara mesin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD