"Ini benar-benar di luar kebiasaanmu. Walaupun aku bingung sebenarnya ada apa tapi aku senang banget kamu mau jemput aku dan ketemu sama Papa tadi. Aku yakin kamu pasti sudah setuju dengan pertunangan kita," Chelsea duduk di dalam mobil menghadap sepenuhnya ke cowok yang sejak keluar dari area rumahnya tadi hanya diam. "Lebih baik kamu diam dan jangan ganggu aku. Biarpun aku sudah menyetujui pertuangan itu tapi kamu tetap tidak bisa seenaknya. Camkan itu!!" Gio menoleh sesaat lalu fokus dengan jalanan di depannya. Chelsea tersenyum, "Oke. Aku nggak akan banyak tanya. Aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengan calon mertuaku nanti malam." Gio sama sekali tidak menyahut tapi Chelsea tidak peduli. Rencananya berhasil dengan gemilang walaupun dia belum tahu alasan sebenarnya Gio melakukanny

