London Bagiku, tidak ada yang aku butuhkan selain bahwa aku memiliki dia.mMemiliki senyumannya di dalam pelukanku. Tidak. Belum sepenuhnya. Tapi sebentar lagi dia akan resmi menjadi milikku. Aroma Jasmine yang aku rindukan. Mata hazelnya bercahaya dan aku tidak menyangka bahwa sejak pertama kali aku menatap mata hazel itu beberapa tahun yang lalu saat masih sekolah, di suatu siang, saat jam istirahat, matanya yang tidak sengaja bertatapan denganku saat dia terburu-buru keluar dari kantin akan menjadi satu-satunya mata yang akan aku pandangi dengan binar cinta. Siapa sangka, bahkan jauh sebelum itu aku sudah tergila-gila padanya. Pada sosok gadis kecil cantik yang menari bagaikan seorang peri. Aku menikmati semua tariannya bahkan menjadi tontonan favoritku. Aku sudah mencintai dia, jau

