Bali Kira-kira kapan aku bisa menghilangkan sifat posesifku yang berlebihan ini. DAMN!!!! Baru saja di tinggal beberapa menit, sudah ada laki-laki yang megang-megang Rosie. s**l!!!! Aku berlari mendekat, melihat lelaki itu tertawa dan tersenyum ke calon istriku. Aku mengepalkan tangan dan berusaha untuk meredam amarah yang bergejolak dalam diriku. Rosie kaget melihat aku yang tiba-tiba sudah berdiri di depannya di samping laki-laki itu dan seketika menjauhkan tangannya hingga dia terdorong ke samping. Aku belutut dan melihat jelas memar merah di sana membuatku mematung seketika. Rosie terluka. Aku menatap matanya dengan gusar, "Ini kenapa? Baru aku tinggal sebentar kenapa bisa luka Ros." Rosie tersenyum, "Nggak apa-apa sayang." Dari sudut mata aku melihat laki-laki itu berdiri dan ak

