Javin memakirkan mobilnya, ia baru saja makan siang bersama Lily. "Aletta," Javin menoleh melihat pandangan Lily terarah pada Aletta. Matanya menyipit ketika melihat Aletta di antar oleh seorang pria, jadi itu teman Aletta. "Adrian?" Gumam Lily. "Nama lelaki itu Adrian?" Ucap Javin. "Hm, dia lelaki yang aku ceritakan waktu itu. Tampan kan? Wajahnya tidak kalah denganmu Javin," ucap Lily tersenyum senang ketika melirik wajah Javin yang menahan amarah. Lily segera turun di susul Javin dibelakangnya. "Aletta!" Lily memanggilnya ketika mobil Adrian sudah menjauh. Aletta terdiam menatap Javin yang menatapnya tajam, tidak bertahan lama karena Lily menarik Aletta masuk kedalam. "Tadi itu Adrian kan?" Aletta mengangguk. "Laki - laki itu memang tidak pantang menyerah," gumam Lily. "Kau m

