PART 35

634 Words

Javin memijat pelipisnya, kepalanya terasa pening. Pekerjaannya tidak selesai juga dan tidak ada yang membantunya hari ini karena ia sengaja membiarkan Aletta izin. Seseorang masuk kedalam ruangannya tanpa mengetuk pintu, Javin menoleh dan tatapannya tajam setelah melihat ternyata Shane yang masuk. "Apa yang kau lakukan disini?" Geramnya, Shane memutar bola mata. "Bertemu denganmu tentunya, apalagi." "Sebelum aku menyuruh security mengusirmu lebih baik kau pergi," "Javin, kau tega sekali padaku. Kau tidak ingat kita pernah berbagi kemesraan di ulang tahun orang tuamu?" Shane tersenyum miring. "Kau mau apa Shane? Apa tidak cukup kau membuat Aletta membenciku?" Javin berkata lesu dan Shane menggunakan kesempatan ini untuk mendekati Javin dan mengusap lengannya. "Aku ada untukmu, sayan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD