Bab 25a

1202 Words

“Sori, Ren. Aku sebenarnya sudah menikah dua minggu lalu. Maaf ya, aku nggak bisa ngasih tahu kamu. Soalnya mendadak.” Sekar bicara dengan nada penyesalan. Keduanya duduk berdampingan di bangku tukang siomay. Gilang sudah menyingkir usai dikenalkan dengan Renita karena sudah melihat gelagat, sepertinya sahabat istrinya itu kurang bersahabat dengannya. Lagi pula, selama ini, Gilang juga canggung bercakap-cakap dengan perempuan yang baru dikenalnya. Mungkin, Sakina lah satu-satunya wanita yang bisa akrab dengannya. Sekar saja yang tetangganya habis kena jutek. “Kok bisa mendadak. Kayak orang sudah MBA aja….” Renita melirik Sekar sekilas, lalu tatapannya turun ke sekitar perut Sekar, hingga membuat sahabatnya gelapapan. Bibir Renita mencebik karena kecewa pada sahabatnya itu. Ada rasa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD