"sombong sekali kau?" Desis suami laknatku itu. "Tidak, aku tidak sombong karena kenyataannya memang begitu. Kalau kau terus menantangku, maka akan kuajukan ke bagian personalia agar kau digantikan oleh orang yang lebih kompeten!" ancamku yang membuat dia langsung menjauh dari hadapanku, dia pergi begitu saja membawa kekesalannya yang memuncak. Tepat di jam istirahat kerja semua orang berkumpul dan aku mulai berkenalan dengan mereka, entah mereka akan baik atau tidak kedepannya tapi kurasa semua orang bersikap baik dan menjabat tangan ini dengan tulus. Mereka memperkenalkan diri dan menyebutkan nama-nama mereka, ada yang terlihat manis dari awal dan ramah senyum, ada yang terus menjelaskan tentang keadaan perusahaan dan di mana letak-letak ruangan penting, ada juga yang wajahnya jutek

