Saat kudatangi lobi Timur beberapa petugas keamanan dan dua orang staf yang tengah menerima berkas dari calon pegawai membungkuk hormat pada diri ini. "Selamat sore Bu." Melihat keanggunan, pakaian dan perhiasanku yang cukup menarik perhatian orang-orang menatap diri ini. Melihatku dipanggil ibu orang-orang juga membungkuk hormat dan berusaha menarik perhatianku agar aku mau menerima beberapa dari mereka untuk bekerja di kantor ini. "Antriannya banyak sekali ya?" "Iya, Bu, bahkan sejak subuh tadi mereka sudah mengantri." "Apa sudah ada yang diwawancarai?" "Belum Bu, belum sempat." "Oh." Aku tersenyum lalu berjalan-jalan melihat kerumunan itu. Di antara semua orang yang terpaku pandangannya padaku, aruni tak sengaja berpapasan dengan diri ini. Sejak tadi dia sibuk bermain ponsel d

