Duta mendatangkan dokter keluarga untuk memeriksa keadaan Marco yang sempat demam siang tadi, dokter juga menutup luka di telapak kaki Marco menggunakan perban agar tidak infeksi jika dibiarkan terbuka. Marco disarankan untuk istirahat total selama beberapa hari kedepan. Praktis Mika juga istirahat menjadi kasir kafe dan beralih profesi menjadi perawat Marco. Saat ini Mika sedang bersandar di pundak Marco, menemani pria itu melakukan kegemarannya yang bagi Mika membosankan. Apa lagi jika bukan membaca buku. Marco masih pelit kata, namun tak menolak setiap sentuhan Mika. Marco tak pernah memulai bicara, selain menjawab pertanyaan-pertanyaan Mika sekedarnya. Mika menabahkan hati, tidak apa-apa, pelan-pelan Marco pasti akan kembali hangat seperti semula. Pintu kamar diketuk dari luar, Mika

