Keadaan berbalik menjadi Marco lah yang ngambek, atau mungkin lebih tepatnya Mika lah yang berpikir begitu. Lantaran secara tak langsung Mika menyinggung kekurangan Marco dan meragukan kemampuannya yang tidak dimiliki oleh semua orang itu—membaca gerak bibir. Ditambah lagi potongan percakapannya dengan Sikka malam itu di rumahnya. Mik sungguh ingin membantah bahwa, iya, Marco salah mengartikan gerak bibirnya dan Sikka. Namun, entah mengapa lidah Mika gagu saat ingin mengatakan kebohongan itu. Siapa yang sebenarnya berbohong di antara Marco dan Erlin? Disamping itu, kalaupun memang ada, Mika sama sekali tidak terpikir kiranya rencana terselubung apa yang kiranya sedang Erlin dan Dave siapkan itu. Demi uang kah? Atau Petra lagi kah? Kemungkinan Marco berbohong lebih tidak masuk akal lag

