Thinking You Could Live Without Me?

2084 Words

Happy Reading . . . *** Flashback On . . . Sebagian lampu di gedung sekolah itu sudah mulai dipadamkan. Acara perpisahan yang seharusnya menjadi acara terakhir yang diharapkan akan menjadi acara yang selalu diingat, justru malah memberikannya sebuah mala petaka. Di dalam lorong sekolah yang sudah gelap itu. Jade, seorang gadis yang baru saja mendapat perlakuan yang sangat tidak menyenangkan itu berjalan sambil memeluk dirinya sendiri. Bahkan air matanya saja sudah tidak bisa ia hentikan, hatinya begitu hancur berkeping-keping. Ia di permalukan, benar-benar dipermalukan. Ketika Jade sedang melangkahkan kakinya keluar dari gerbang sekolah, dari arah belakang terdapat cahaya lampu yang cukup terang yang menyoroti jalanan dan tubuhnya. Ia berpikir jika itu adalah mobil dari salah sat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD